Sharing Kuliah by Akademik HMFT

19 03 2011

Ada yang bilang bahan kuliah semester 4 beraat, nilainya suraam-suraam, Tapi  yang begitu justru malah merusak mood belajar, seharusnya pengalaman yang lalu-lalu dijadikan pelajaran supaya kita bisa pasang strategi dan ambil manfaatnya. Untuk itu dari divisi akademik HMFT mau coba bagi-bagi pengalaman senior mengenai materi-materi kuliah, dan pengalaman-pengalamannya. Semoga bermanfaat!!!

Riksa Wisudya Achmadsyah SugandaSkullers 08086

Sahabat kita yang satu ini kerap disapa Riksa ini lahir di Bandung 17 Desember 1990. Kontribusi jejaka Bandung ini di HMFT antara lain anggota divisi Event pada tahun 2009-2010 serta Ketua Wisuda Oktober 2010.

“TF2206 Medan Elektromagnetik atau akrabnya MEDAN. Mata kuliah satu ini memiliki tingkat kesulitan yang di atas rata-rata.  Bahan UTS susah diprediksi, biasanya banyak integral yang ribet, koordinat garis/tabung sampai sifat fisis yang susah dibayangkan. Untuk awal-awal masih relatif mudah, harus dikuasai biar kebelakangnya gak kebingungan, nah mulai susah kalo gak salah pas teorema bidang batasa itu, susah banget, harus rajing-rajin belajar, dan belajar terus, biasanya pake diktat lebih ringkas dan mudah dimengerti. Perjuangan keras banget buat matkul ini soalnya dulu nilainya kacau-kacau :P, banyak yang dapet C, itu aja uda sukur, karena ngulang dan nyuci juga pasti males banget buat matkul ini. Mata kuliah ini diajar oleh Pak Supri dan Pak Hermawan. Kedua dosen system penilaiannya sama. Sebagai tips jangan sering-sering bolos dan seringlah mengerjakan tugas yang diberikan, tutor sering dating, soal biasanya ada tenteng konsep, kalo untuk kelasnya Pak Her rajin-rajin nyatet aja, biasanya kalo dikasih gambar tentang materi, dicatet aja, soalnya penting. ”

“TF2201 Matematika Rekayasa Sistem II , susah dibangingin karena dosennya beda, kalo sekarang kan diajar oleh Pak Agus dan Pak Rohman, dulu kita bukan sama Pak Rohman. Kalo Pak Agus sering mengadakan kuis kecil begitu suatu bab telah selesai. Bahan soal dari slide yang dikasih, dan kalo kuliah yang sejam wajib masuklah karena biasanya buat kuis, kalo bias punya print slide lebih bagus. Pak Agus tergolong gampang memberi nilai bagus sehingga jarang yang ga lulus.”

  • Humphrey Wirgho – Skullers 08071

Humphrey, begitu panggilan nya.  Pemuda kelahiran 17 Juli 1990 tergabung dalam divisi Workshop &Training pada periode 2009-2010. Alumni SMA Kanisius Jakarta ini juga pernah berkontribusi di Wisuda Oktober 2009 sebagai Koordinator Non-Lapangan.

“TF2204 Mekanika Fluida diajar oleh Pak Tanto dan Pak Supri. Pak Tanto sering mengadakan kuis dadakan yang bahannya diambil solusi manual. Pak Supri tidak seperti Pak Tanto dalam mengadakan kuis namun bahannya berasal dari sumber yang sama. Untuk UTS biasanya juga berasal dari solusi manual. Intinya biasanya Bernoulli, integral kontrol volume. Namun konsep juga kadang keluar. Sebagai tips yaitu pelajari soal-soal yang ada di buku Fox. Ya untuk nilainya, waktu itu luamyan bagus-bagus kok, rajin-rajin aja belajar soal-soal dari solusi manual”

“Sistem Logika digital, ato sisdik, dulu diajar sama Pak Saul dan Pak Eko. Kalo Pak Saul karater ngajarnya Textbook banget, soal-soal ujian pelajarin dari PR yang sering dikasih, dan biasanya dari cerita-ceritanya, misalnya kayak lampu lorong gitu. Kalo dulu selain ujian ada tubes,  kalo dari Pak Saul tubesnya ngrangkum dan nyari bahan tentang protocol-protokol komunikasi dan instrumentasi, jangan sampai copas dari internet, dan halaman jangan banyak! Kalo bias sesingkat mungkin, tp tetep jelas maksud dan tujuannya. PR dioptimalkan, soalnya soalnya mirip-mirip sama ujiannya, untuk persebaran nilai tergolong normal, lumayan banyak yang dapet A, dan biasanya ada ujian perbaikan kok, pokoknya kalo sama Pak Saul harus bener-bener book oriented. Kalo Pak Eko materi dari yang beliau terangin, rajin nyatet aja. Ada tubes juga, tapi topiknya beda, biasanya tentang programming, flip-flop, mikrokontroler, dll. Buat tubes harus maksimal Karen proporsi nilanya lumayan besar. Kalo untuk nilai dulu banyak yang dapet A kok, harus rajin-rajin aja. Sebagai tambahan aja biasanya kalo sisdig materi UTS II nya relatif lebih sulit, jadi terus semangat ya.,,”

  • Ezra Priya – Skullers 08001

Ezra Priya, yang acapkali disapa Ezra ini lahir di Jakarta pada 14 Februari 1990. Beliau pernah menjadi Ketua Divisi Acara Seminar Energy Saving Futurehouse 2009, serta Ketua Kuliah Kerja Teknik Fisika 2011. Pria yang pernah tergabung dalam divisi Pelayanan Anggota ini sekarang menjabat sebagai Ketua Departemen Internal HMFT ITB periode 2011-2012.

“TF2202, Teknik Komputasi yang dulu diajar oleh Bu Esti dan Pak Agus. Mata kuliah tekkom ini sangat penting buat kuliah ke depannya. Bu Esti sering mengadakan latihan-latihan praktek tapi Pak Agus jarang sekali sehingga membingungkan. Untuk kelas Pak Agus jangan sering-sering bolos karena biasanya ada kuis kecil di 5 menit terakhir. Bahan UTS biasanya tentang Iterasi dan membuat tabelnya, regula falsi , 2 nomer teori dari slide untuk bikin program, sehingga penting untuk tahu rumus dasarnya. Sebagai tips coba tingkatkan skill penggunaan kalkulator dalam menghitung iterasi, (kalo bias pake 2 kalkulator buat iterasi) juga sering-sering lah berlatih menulis program. Untuk kelas Pak Syamsi sebaiknya belajar bareng kelas temen-temen dari kelas Bu Esti, karena beberapa materi lebih rinsi pada kelas Bu Esti. Dulu unntuk mata kuliah ini hampir lulus semua kok, banyak yang AB, dan biasanya kalo UTS jelek masih dikasih kuis tambahan, manfaatkan! Dan dulu kalo Pak Syamsi nilainya sering diakasih-kasih bonus tambahan gitu (out of record)”

  • Dipta Yudhistira – Skullers 08076

Pria kelahiran Jakarta 3 Juni 1990 ini merupakan anggota divisi Worshop & Training tahun 2009 – 2010. Beliau pernah mengetuai salah satu rangkaian acara 60 Tahun Teknik Fisika ITB, yaitu Seminar Penelitian Teknik Fisika. Penggemar klub AC Milan ini kini menjabat sebagai Ketua Departemen Keprofesian HMFT ITB periode 2011-2012.

“TF2205 Fisika Kuantum cukup menjadi momok. Fistum dulu diajar oleh Pak Nugraha dan Pak Her, namun sekarang Pak Her digantikan oleh Pak Ahmad.  Jadi sebenarnya untuk tahun ini tidak begitu bias disamakan, karena dulu soal-soal rata-rata dibuat sama Pak Her, dan itu susah-susah. Kalo Pak Nugraha tidak pernah mengadakan kuis online lagi tp UAS nya nanti susah banget. Kalo Pak Her sukanya soal UTS berasal dari MIT dan sering soal konsep. Sebagai tips, pelajari soal-soal responsi, karena biasanya soal diambil dari situ banyak latihan dan mengumpulkan tugas, dan untuk kelasnya Pak Nug, pas ujian kalo kesulitan Tanya-tanya Pak Nugraha aja, bapaknya baik kok, sukur-sukur aja kalo dibantuin. Kalo untuk persebaran nilai agak suram, yang dapet A jarang , Kalo untuk kelas Pak Nugraha gak bgitu banyak yang gak lulus, tp nilainya ya juga ga bagus-bagus amat. Terus buat tambahan aja, biasanya buat di SP pak Nugraha lebih mudah nilainya, dan materinya juga biasanya lebih ngerti”

brought to you by:

 

 

========================

 

Tim Redaksi :

  • Gea Linggar
  • Budi Pratomo
  • Herjuno
  • Budiaji

Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: